Bantuan hukum untuk rakyat miskin, buta hukum, dan korban pelanggaran HAM

Merawat Perjuangan; Warga Pakel galang solidaritas Via Istighosah Online

Dalam rangka merawat perjuangan warga pakel pada malam hari ini (20/01/2022) mengadakan acara istighosah bertajuk online. Kegiatan digelar di Posko Perjuangan Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi dan disiarkan secara online melalui Zoom. 

 

Ratusan warga yang tergabung dalam Rukun Tani Pakel dan puluhan dari solidaritas yang tersebar dibeberapa wiliayah mengikuti serangkaian kegiatan tersebut. Warga yang mengikuti acara istighosah terlihat semangat dan khusu’ dalam melantunkan ayat-ayat suci. 

 

Menurut keyakinan warga, Kegiatan ini selain dalam rangka merawat perjuangan juga bertujuan untuk meminta kepada Allah agar mendapat keselamatan dan menjaga kampungnya dari perampasan tanah.

 

Setelah selesai istighosah beberapa kawan solidaritas memberikan rasa empati dan menyemangati warga Pakel untuk terus berjuang merebut haknya. 

 

“Perjuangan warga sudah berjalan lama, apa yang sudah bapak-bapak dan ibu-ibu lakukan sudah benar. Saya berharap semangat dan perjuangan terus dilakukan. Saya dan teman-teman solidaritas diluar Pakel mendukung apa yang menjadi harapan bapak-bapak dan ibu-ibu semua” - Tutur Afif dari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan

 

Bu Jay warga Pakel juga menambahkan cerita tentang jalan terjal perjuangan warga Pakel dalam merebut kembali tanahnya, “saya masih teringat tragedi mencekam saat para bapak-bapak melarikan diri ke luar desa Pakel karena diintimidasi oleh aparat Kepolisian  sekitar tahun 2000-an. Ada beberapa aparat yang berhenti di depan rumah saya, mereka mencari keberadaan suami saya dan memaksa saya untuk menunjukan posisi suami saya berada. Mereka terlihat garang karena memakai tembak dan menggedor-gedor pintu rumah saya,,” 

 

Diakhir acara Tim Pendamping juga memberikan informasi perkembangan advokasi yang sudah ditempuh selama ini. Termasuk perkembangan pengaduan kasus Pakel ke Komnas HAM, KSP, Kementerian ATR/BPN dan Kompolnas.

Pewarta : Taufiqurochim